SELAMAT DATANG DI BLOG MALAYCELAKA, CELAKALAH ORANG - ORANG MALAYSIA YANG TELAH MENYIKSA TKI INDONESIA, DAN SEGALA AKSI TINDAKAN BODOH NYA TERHADAP BANGSA INDONESIA.PENULIS TIDAK SEDANG BERPERANG, TAPI PENULIS SEDANG MENYENTIL LEWAT TULISAN.

MALINGSIA ibarat VIRUS, dia telah menggerogoti wilayah kita indonesia. blog dan web yang menghina kesatuan indonesia kini bertebaran di dunia maya. itu bukan penghormatan, melainkan penghinaan besar terhadap negara kita indonesia. apa kesan anda setelah membaca dan melihat semua itu? pasti sakit, kecewa, dan terasa terinjak - injak harga diri kita. apa lagi saudara kita yang pernah tersiksa di sana, sudah pasti menimbulkan luka yang sangat dalam. apakah kita cuma tinggal diam melihat semua itu? sudah barang tentu tidak!!!untuk itu sudah saatnya kita bangkit, sudah saatnya kita sadar, sudah saatnya kita peduli terhadap bangsa kita sendiri yaitu indonesia. kalo bukan kita, siapa lagi? mari kita perangi bersama untuk malingsia yang suka menghina dan menyakiti saudara kita. !

RI Minta Malaysia Ungkap Kematian Hani


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

17 komentar:

Anonim mengatakan...

GILA TUH WARGA NEGARA MALAYSIA YANG BERNAMA HANI.

TERBUKTI SUDAH MULAI DARI NURDIN M TOP SAMPAI HANI.

KENAPA MEREKA KOAR KOAR TENTANG RELIGI, TAPI KENYATAAN APA YANG DILIAT SEKARANG... KEDHOLIMAN..PENISTAAN PARA TKI, PEMBUNUHAN PARA TKI, PENCURIAN BUDAYA ADA, PLAGIAT DISANA.

AGAMA MELARANG ADANYA BUDAK DAN PENYIKSAAN, MENCURI, TAPI DINEGARA INI MASIH ADA DAN ADA TERUS.

SEMOGA INI RENUNGAN BUAT PARA MALONSIA.


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

percuma mereka disuruh merenung, soalnya akan ada terus.
sudah tabiat bagi yang melakukan itu.
biar TUHAN yang akan balas semuanya.

emang bener agama melarang membunuh, mencuri, menyiksa, tapi mau bagaimana toh akan terus terjadi disana.

bener tu kata admin,pemerintah malaysia tidak menjaga hubungan baik.
padahal barusan PM malaysia baru diwawancarai oelh salah satu tv swasta. katanya akan menjaga hubungan baik dengan indonesia, ternyata..ngomongannya hanya isapan jempol aja, malah keliatan gugup jawab soal klaim budaya yang dilakukan oleh malansia.


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

ANJING malaysia mengatakan...

malaysia mencoreng mukanya sendiri dengan kebodohan rakyatnya. itu berati bukan khilap atau lupa, tapi itu merupakan sudah watak dan tabiat orang-orang malaysia yang kelakuanya macam binatang.

saya rasa pejabat indonesia jangan percaya lagi dengan omongan para mentri dari malaysia, saya pikir percuma dan sia2. mau buat perjanjian tertulis atau tidak, tetap saja malaysia tidak bisa menghormati perjanjian itu. malaysia tidak pernah serius dan menganggap sepele hubungan baik ini.

makanya saya kalau lihat orang malaysia komentar bawa2 agama dan berbau religius enek bacanya. karena tidak sesuai dengan perbuatan dan perilakunya.

dengan kematian TKI indonesia saya rasa indonesia sudah cukup untuk mengadakan perhitungan dengan negara malaysia. negara yang kecil dan sombong itu harus di hancurkan! negara MALING,PENYIKSA TKI, PENJIPLAK, semoga malaysia semakin maju dengan kesombongan dan makanan najis nya.


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

oooo korang warga indon mati nyer seekor tapi korang kecoh satu dunia..korang tak bukak pulak mata korang bila rakyat korang datang merompak,merogol,membunuh rakyat malaysia dengan sewenang wenang nyer...sama jugaklah aku boleh cakap indon 2 kali 5 jugak bangsat..
INDON BANGSAT


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

DERA EMPAT ANAK MAJIKAN

PETALING JAYA: Seorang pembantu rumah warga Indonesia menjadi buruan utama polis daerah ini selepas dikesan mendera empat anak majikannya sebelum lesap melarikan diri.

Difahamkan, suspek yang dikenali sebagai Susanti Lutfiyah, 27, menghilangkan diri dari rumah majikannya di Desa Subang Permai, di sini, Jumaat lalu selepas dipercayai turut merancang merompak dan melarikan barang berharga milik majikannya.

Ketua Polis Petaling Jaya, Asisten Komisioner Arjunaidi Mohamed berkata, wanita terbabit hanya disedari hilang majikannya selepas pasangan berkenaan bangun dari tidur pada awal pagi.

Menurutnya, suspek yang mula bekerja dengan keluarga mangsa sejak dua tahun lalu dipercayai melarikan diri pada waktu lewat malam ketika semua ahli keluarga berkenaan nyenyak tidur.
“Sebaik pemeriksaan dilakukan, pembantu rumah berkenaan didapati menghilangkan diri bersama pakai- an disimpan dalam biliknya. Malah suspek turut melarikan komputer riba dan RM200 milik majikannya.
“Siasatan mendapati, pembantu rumah dari Malang, Jawa Barat itu turut mendera anak kembar perempuan majikannya berusia enam tahun dan bayi lelaki berusia satu setengah tahun dengan memukul tubuh mangsa berulang kali,” katanya dalam sidang media di pejabatnya di sini semalam.

Beliau berkata, dua anak perempuan pasangan yang bekerja di sektor awam itu sudah membuat rawatan di hospital, bagaimanapun tidak mengalami kecederaan serius dan laporan menunjukkan mereka didera berpandukan kepada kesan lebam pada badan kanak-kanak itu.

“Siasatan awal mendapati ibu bapa mangsa juga tidak tahu sejak bila anaknya didera kerana anak ketiga dan keempat pasangan itu tidak pernah memaklumkan kepada mereka mengenai tindakan pembantu rumah berkenaan yang bekerja di rumah mereka sejak dua tahun lalu.

“Polis menjalankan siasatan berhubung cara mangsa didera dan kami mendapati berdasarkan lebam kecil pada badan anak mereka, suspek tidak menggunakan senjata berbahaya,” katanya.
Arjunaidi berkata, kes disiasat mengikut Seksyen 323 Kanun Keseksaan dan meminta jasa baik orang ramai mengesan suspek yang masuk ke Malaysia secara sah dan dipercayai masih berada di Malaysia.
SAMALAH GAN INDON JANGAN ASYIK NAK SALAHKAN MALAYSIA JER..WARGA KAMU PUN SAMA GAK TAK DER PERASAAN,BANGSAT,PEMYIKSA,PENJAHAT


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

YOPSAPU- alo bung indon, ada berita di atas keluar di PERS kamu? g adakan? cuma yg ada keluar berita yg cuba memburukkan Malaysia. berita di atas cuma baru satu, walhal hari hari ada berita ttg TKW yg mendera dan melarikan diri selepas merompak majikan. ada kamu tahu? ada kamu ambil pusing? semestinya kamu g mahu ambil tahu kerna semua itu berita keburukan warga kamu.cuba berita ttg sebaliknya, terusan aja kamu menghentam kami. buka mata bro!! satu lagi, kamu tahu g majikannya bangsa apa? yang nyata bukan melayu, melayu yg amat kamu benci!!!


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

Pembunuh amah dijel seumur hidup

MANAMA: Seorang lelaki Bahrain yang dituduh membunuh pembantu rumah warga Indonesia di kediaman keluarganya dipenjara seumur hidup, semalam.

Keputusan itu diumumkan oleh Mahkamah Tinggi Jenayah, 13 bulan selepas tertuduh dilihat cuba membuang mayat mangsa, Ami Tursisa Takiyat, 29, di sebuah kawasan terbiar di Sitra, 10 kilometer ke selatan Manama.

Menurut dokumen mahkamah, jenayah itu dilakukan pada September 2008.

Lelaki itu mendakwa bertindak demikian selepas wanita terbabit memaki hamunnya dan ibunya. — Agensi

hello warga indon amah korang dibunuh di tanah arab korang tak rasa nak ganyang ker mereka jugak.. baru adil.negara lain dera warga korang,korang tak lak bising lak!naper yer?kalau malaysia bising plak...jahanam lo indon


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

WNI PEMBUNUH WARGA MALAYSIA DIEKSEKUSI MATI

Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial AD, terpidana kasus pembunuhan di Mesir, telah dieksekusi mati di negeri tersebut. Pejabat Mahkamah Kriminal Mesir Selasa (15/9) kemarin mengungkapkan, eksekusi mati itu dilaksanakan empat bulan lalu tepatnya Sabtu 16 Mei 2009, pukul 07.00 waktu setempat (pukul 12.00 WIB) dan jenazahnya dikuburkan di Pemakaman Al-Salatin, Distrik Sayyidah Aishah, Kairo.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah, saat dikonfirmasi membenarkan WNI itu telah dieksekusi mati.

“Memang benar AD telah dieksekui mati di Mesir meskipun pemerintah (Indonesia) telah berusaha untuk meringankan hukumannya,” kata Teuku Faizasyah. Ditanya mengapa kasus eksekusi mati terhadap WNI itu seolah ditutup-tutupi, Faizasyah berasalan hal itu terjadi karena keluarga terpidana tidak ingin diekspose.

Kasus AD bermula dari pembunuhan terhadap satu keluarga Malaysia beranggotakan empat orang yaitu Muhammad Zaki Ayyub (suami, 27 tahun), Nur Hayati Bokhari (istri, 27), dan dua bocah anak korban, Maryam (putri 3 tahun), serta Muaz (putra 11 bulan). Peristiwa itu terjadi di kediaman korban di Distrik Hayl Asyir, Kairo, pada 15 Oktober 2004 silam. Sumber-sumber dekat pelaku mengatakan pembunuhan itu bermotif persaingan bisnis, karena pelaku dan korban sehari-harinya dikenal sebagai pengusaha rumah makan yang berdekatan, yaitu rumah makan milik korban bernama “Rumah Makan Asbat”, dan terpidana memiliki “Rumah Makan Asia”.

Sementara itu, pemerintah Indonesia lewat KBRI telah berusaha keras membebaskan terpidana dari hukuman mati, antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya telah melayangkan surat kepada Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk memohon peringanan hukuman. “Namun tidak ada respon,” kata Teuku Faizasyah.
Selain itu, Dubes RI untuk Mesir keti
ka itu, Prof Dr Bachtiar Aly pada 8 Juni 2006 telah mengirimkan Nota Diplomatik kepada Mufti Nasional Mesir, Prof Dr Ali Goumah, pemegang otoritas persetujuan hukuman mati, sebagai upaya peringanan hukuman.

BODOH INDON SIAL!INGAT KORANG BAIK SANGAT KE?LAGI MACAM HARAM JADAH


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

TAk sangka korang punya president pun sanggup layangkan surat untuk memohon ringankan beban pembunuh! Dahla bunuh 1 family.Bodoh!Dengan president2 pun bodoh.Negara miskin! kebulur makan tahi.


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

YOPSAPU- Anjing Malaysia(memang layak kamu jadi anjing)kenapa tidak di posting segala berita di atas? apa TKW hanya mati di Malaysia? SILA BAGI STATISTIK KEMATIAN TKW DI SELURUH DUNIA, KITA BOLEH BANDINGKAN DIMANA WARGA JAWANESIA RAMAI MATI DI BUNUH.


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

LO INDON BABI...LO SUMA RACITS..BENCI MALAYSIA

KALU LO SUMA BENCI MALAYSIA
JANGAN DATANG MALAYSIA

LO SUMA BOLEH PEGI MAMPUS DI NEGARA SENDIRI YAA...

FAHAM INDOG!!!??


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

K mengatakan...

sy bersimpati apa yg terjadi, di malaysia ni ada berbilang kaum, tidak ada satu kerajaan di dunia ini boleh menjaga kehidupan setiap penduduk nya seperti tuhan..

apa yg berlaku itu tidak ada kene mengena dgn kesalahan negara malaysia. jika di fikirkan dengan akal yg waras kenapa warga indonesia yg bekerja di sini melakukan kes rompakan bersenjata dan membunuh lebih dari 100 orang setiap tahun tidak pula di war warkan sehingga ke sana? bukan ingin mengunkit tetapi kita terima yg baik, yang x baik kita sama2 perbetulkan..

saya fikir tuan admin ini mungkin hidup dalam angan2 kepompong permikiran yang sangat kecewa atau mungkin terlalu banyak melayan lagu2 dangdut Mas Joko dan Abang Joni haha


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

SI ADMIN NAK DATANG KE MALAYSIA TAPI TAK BERKESAMPAIAN SEBAB XDE DUIT NAK BT PASSPOT SO DIA DATANG CARA HARAM KER MALAYSIA TAPI KENA LAK TANGKAP..TU SEBAB DIA SAKIT HATI GAN MALAYSIA..TAK GITU ADMIN???
Kuiii...kuiiii...


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

Takpun admin ni abang kepada si pengganas kat malaysia yg kena bunuh dengan polis sebab x berjaya dan x beberapa pandai nak merompak.So dia rasa dendam la hahaha kan abang admin kan??awww!mungkin juga dia anak luar nikah dimana ibunya pelacur orang malaysia...lepastu bapak kandungnya berkata "oh tidak jadilah aku berkahwin dengan indonesia,mudah bangat aku mengentot dia,perempuan di malaysia lagi bagus dan ayu2...masakan aku mengambil perempuan ini sebagai isteri...hahaha maka lahirlah si admin ini...oh anak luar nikah rupanya sayang....hahhaha...ada aku kesah?


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

hahahahahahahahahaha
hahahahahahahahahaah
hahahahahaahahahaha


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

Ataupun jugak admin ni yg selalu tidur bawah jambatan kat malaysia ni...dia kena tipu dengan sindiket bawak masuk pendatang indon ke malaysia...pastu takde duit nak balik indon,terpaksa tidur bawah jambatan ngn mat2 bangla..oleh kerana mat2 bangla tengah sangap,maka diliwatnya si admin ni bergilir2 nyum2....hahaha...PANAS X PANAS X?meh aku kasi panas lagi...harini makcik cleaner indon kat asrama aku baru je kena sound sebab bodoh sangat.ada ke patut dia cuci toilet guna clorox,pastu x bilas dengan air?semua student masuk toilet,sakit dada bau clorox...aku call la report supervisor dia.kena hentam la beb...PANAS X PANAS X?aku haritu dah bg nasihat dah jgn buat mcmtu,bahaya untuk kesihatan kitorang,tpo bengap sangat.kan dah kena...sebab tu la ramai TKI kena dera sebab bodoh sangat.Orang tunjuk ajar xnak dengar.BODOH!


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Anonim mengatakan...

hahahahahaha
hahahahahahah
hahahahahahaha


JAKARTA - Pemerintah Indonesia meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kekerasan yang berujung kepada kematian seorang tenaga kerja Indonesia, Mautik Hani.

Ironisnya peristiwa ini terjadi di saat kedua negara berupaya untuk memperbaiki peraturan terkait nasib TKI di Malaysia.

"Mautik Hani meninggal tadi pagi dan kami meminta kepada Malaysia untuk segera mengungkap kasus ini," ungkap juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009).

Deplu, lanjutnya, sudah memberi tahu pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Hani akan dipulangkan setelah pemeriksaan post-mortem selesai dan pembuatan sertifikat kematian rampung. Namun Faizasyah belum bisa memastikan kapan harinya.

Polisi Malaysia sudah menangkap dua majikan Hani. Mereka bisa dikenai pasal pembunuhan jika pemeriksaan post-mortem mengindikasikan ke arah itu.

Seperti diketahui Hani meninggal Senin pagi di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Senin, sekira pukul 10.00 waktu setempat. Dia ditemukan pada Sabtu pekan lalu terkurung di kamar mandi dalam keadaan kaki dan tangan terikat.

Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka memar di sekujur tubuh. Kaki kiri Hani mengalami luka serius. Menurut Faizasyah, kondisi Hani sempat membaik, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sebelumnya Direktur Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Ghazali Hasni Md Hassan mengatakan Hani menderita luka berat, kekurangan gizi, dan dehidrasi.

Sumber : okezone.com

catatan : Cukup satu kata, MALAYSIA NEGARA BANGSAT! ANJING, PENJAHAT, PENYIKSA TKI, tidak sesuai dengan udang-udang malaysia yang terkenal religius. pemerintah malaysia tidak berhasil menjaga perdamaian antara indonesia dan malaysia. aparat malaysia lalay dan lambat. malaysia manis kalau bicara tapi kelakuan macam IBLIS! tidak ada perdamaian untuk malaysia.... pemerintah indonesia jangan mau di bodohi oleh negara maling, dan pencuri wilayah dan budaya indonesia.

Poskan Komentar

kasih pendapat anda,

Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim
saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu “rasa sayange” yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka. dengan kata lain pemuda malaysia tidak tau apa - apa tentang indonesia mereka buta sejarah indonesia.

Pengunjung Online

Statistik Pengunjung

website hit counter

Tukar Link

dari Bung Admin

jangan hanya ada kejadian TKI kita ingin di penggal lehernya,dihukum pancung,disiksa,dan diperkosa kita baru menyadarinya, tapi pemerintah kita harus melek dan berbuat sebelum semua itu terjadi. negara indonesia harus serius dalam menangani masalah TKI indonesia. karena ini menyangkut masalah nyawa, tenaga dan harga diri indonesia dimata dunia khususnya dinegara malaysia dan arab saudi yang sudah menjadi langganan masalah dalam hal TKI.

efek dari sulitnya lapangan kerja di indonesia, dan minimnya peluang kerja bagi rakyat miskin membuat rasa tidak percaya rakyat indonesia terhadap pemerintahnya, hal inilah yang mendorong, memicu bagi segelintir warga indonesia untuk hijrah mencari rejeki dinegara lain.

apakah hal ini salah? atau siapa yang harus disalahkan, pemerintah atau rakyatnya?

Alasan Benci Malaysia

Kenapa Orang Indonesia benci malaysia?
mau tau alasanya?

masukan kata sesuka anda.

Dari Bung Admin

akibat kebodohan generasi muda malaysia, sehingga
pemuda - pemuda malaysia tidak mampu menyebut
kata indonesia.

Perlu saya luruskan bahwa, menyebut kata indonesia
bukan indon, tapi INDONESIA.
untuk itu pemuda - pemuda malaysia
harus banyak belajar lagi. dan jangan mau di bilang
pemuda bodoh dan tak berpendidikan.

Pengikut