SELAMAT DATANG DI BLOG MALAYCELAKA, CELAKALAH ORANG - ORANG MALAYSIA YANG TELAH MENYIKSA TKI INDONESIA, DAN SEGALA AKSI TINDAKAN BODOH NYA TERHADAP BANGSA INDONESIA.PENULIS TIDAK SEDANG BERPERANG, TAPI PENULIS SEDANG MENYENTIL LEWAT TULISAN.

MALINGSIA ibarat VIRUS, dia telah menggerogoti wilayah kita indonesia. blog dan web yang menghina kesatuan indonesia kini bertebaran di dunia maya. itu bukan penghormatan, melainkan penghinaan besar terhadap negara kita indonesia. apa kesan anda setelah membaca dan melihat semua itu? pasti sakit, kecewa, dan terasa terinjak - injak harga diri kita. apa lagi saudara kita yang pernah tersiksa di sana, sudah pasti menimbulkan luka yang sangat dalam. apakah kita cuma tinggal diam melihat semua itu? sudah barang tentu tidak!!!untuk itu sudah saatnya kita bangkit, sudah saatnya kita sadar, sudah saatnya kita peduli terhadap bangsa kita sendiri yaitu indonesia. kalo bukan kita, siapa lagi? mari kita perangi bersama untuk malingsia yang suka menghina dan menyakiti saudara kita. !

Besok, 1500 Orang Indonesia Serbu Malaysia

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



21 komentar:

Anonim mengatakan...

Gempa di Padang jam 17.16.
Gempa susulan 17.58.
Esoknya gempa di Jambi jam 8.52.

Cuba kita rujuk pada Al-Qur'an, demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang memahami Al-Qur'an dengan tuntutan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah SWT.

17.16 (QS. Al Israa Ayat 16): "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu supaya mentaati Allah tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya".

17.58 (QS. Al Israa Ayat 58): "Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Luh Mahfuz)".

8.52 (QS. Al Anfaal Ayat 52): "(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya".



Ketiga-tiga ayat Allah SWT di atas, yang dinyatakan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



malaycelaka mengatakan...

ayat dan tulisan di atas adalah benar, tapi saat orang yang memberikan tulisan itu di blog ini hatinya ada sedikit kebencian. jadi niatnya sudah bagus untuk saling memperingatkan, tapi pikirannya masih benci oleh negara yang terkena musibah. jadi sama aja boong. apa lagi tulisan ini datangnya dari orang malaysia yang jelas2 membenci indonesia.

singkat kata, jangan lah kamu bergembira ketika orang atau negara lain terkena musibah. karena bukan tidak mungkin, cepat atau lambat musibah akan datang kepadamu atau kenegara kamu sendiri.

salam!

artikel yang di tulis oleh admin dengan komentar yang di sampaikan sepertinya tidak nyambung. alias asbun!

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

Admin;

Kenapa dengan komentar diatas?? Mengaku aja deh, tak usah disorok segala kebusukan indon, tidak ada ada manusia yang sempurna. Apatah lagi kamu... Terang-terang nagara kamu ditimpa musibah dengan adanya sebab musabab, tidak usah pura-pura baik.. Melainkan anda bukan islam, sudah tentu!

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

maner seranagan buluh runcingnyer,,buluh sudah kontot ker,,,hahahah

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

buluh nyer telah di anyam jadi bakul
ngeh....ngehhhhh

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

hahaha... udah jadi bakul?? aku pikirkan udah jadi lukah ataupun wau.. hahaha..

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

Batapa indon ketinggalan zaman. senjata menggunakan buluh??? haha.
sekarang ini sudah moden. pakai senapang... Bodoh! Mundur! Sempit pemikiran? Sudah tentu!!

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

INDONESIABPUKIMAK HARAM
BABI INDON NEGARA MUNDOR
NEGARA BEBAL
UNESCO IKTIRAF BATIK INDONESIA
HAHAHAHAH
TAKYAH SEBETOLNYA
KERANA INDONESIA NEGARA ANJING

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

emang dari dulu seh setiap baca komentar malon malon ini..kagak ada yg nyambung...asbun banget

bicara AGAMA, beh..kok judi halal, mencuri halal, kok bisa ya..terlalu MUNAFIK lah.. malah kok ada yang main main dan becanda dengan bencana..

bisa jadi mereka golongan ke 2..

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

INDON BANYAK AMALKAN KHURAFAT
SBB TU ALLAH TURUN BALA
SEDAR LA WOIIIIII

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

sudah oktober 10.
mana 1500 yang ingin serbu malaysia?
kalau malaysia ingin membalas, senang sahaja.. hantar balik semua rakyat2 kamu yg berada di malaysia ni balik ke negara kamu semula.. bukan setakat 1500 orang.. malah ratusan ribuan orang boleh membanjiri negara kamu. masa itu, harap2 bendera boleh lah memberikan pekerjaan dan makan minum yang secukupnya kepada mereka ini ya.

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



OI ( orang indonesia ) mengatakan...

hehe lagian orang malaysianya aja bodoh, termasuk aparat dan pemerintahnya. baru aja denger gosip mau di serang udah kayak orang mau berak kwkwkwk. ketauan tuh negara lemah, apa lagi kalo di serang beneran.. hehe bisa kalang kabutt. wkwkwkwkwk malaysia malaysia.. kasihan sekali aparat kamu ternyata bodoh semua hehehe

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

negara keder, mental pengecut, penakut...baru 1.500 aja dah.. dah heboh banget...wkwkkww...kEliatan watak dan otak aslinya KERDI...

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

Haha. komentar-komentar indon juga tidak kurang bezanya malah lagi teruk bodoh dan sombong. Bicara agama apa salahnya?? Emang kalian itu yang munafik! miskin agama!! Huhu.. bicara aja tak pernah sopan. bangsa tak guna,plagiat! emosi aja lebih

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

BODOHNYA ANDA SEMUA!!! seharusnya berfikir dahulu sebelum berteriak.. emangnya Malaysia itu sentiasa berwaspada dari segala aspek kecelakaan.. tidak timbul isu takut atau gentar.. sebagai wilayah yg berdaulat kalian harus pikirin bahawa Malaysia tidak akan ambil mudah sekiranya kamu hanya menghantar 1500 bajingan loe.. kami negara aman.. ngak bisa terima bahalol2 tersebut.. segala bentuk ancaman akan diambil tindakan.. walaupun itu hanya omongan kosong bodoh..!!!

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

setakat nak tambah lagi 1500 orang indon kat malaysia ni??
hahhh sekarang ni pon dah berapa ribu indon datang meminta simpati kat malaysia yang aman damai n maju (banding dengan indon yg miskin)
xsedar diri ke??
malu la sikit

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

indonesia nak sangat ambil balik hak nya??
ya...apa lagi...ambil saja orang2 brengsek indonesia yang bersepah di malaysia ni...
sebab tak bawa faedah...
memalukan malaysia pada pandangan tourist...jalan kaki ramai2 di tengah2 bandar..merompak...(im 1 of the victims)
tp orang malaysia yang educated ni tak pula nak menghina satu negara indonesia disebabkan segelintir rakyat nya yang bodoh nak mampus..
unlike stupid idiot indonesians yang mengeji satu malaysia disebabkan segelintir rakyat yang bermasalah...
maklum la...tak ada otak..

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

ini fakta kasus kriminal yang terjadi dimalaysia...95% dilakukan oleh warganya.

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

kamu jgn kutuk malaysia, entah-entah kamu semua adalah anak luar nikah aku. penat aku mengentot ibu-ibu kamu sewaktu bisnes di bandung, jakarta, bali dan lain-lain.

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

YOPSAPU- biasa la bro, indon ni byk putar belitnya. bila kita dah bersedia dia kata kita takut dgn khabar angin. khabar angin kepala bapak dia. kalau dah takut tu cakap aje la, tak yah berdolak dalih. kalau nak mati katak datang la. tentera indon kuat? aku bekas tentera dan biasa training dgn tentera indon. hanya indah khabar dari rupa. tentera indon penuh dgn masalah, masalah gaji ciput sampai la masalah kebajikan. gaji prebet tentera Malaysia lagi tinggi dari gaji pilot indon. pesawat pejuang indon? byk yg tersadai dalam hangar, rosak tak de spare part, tak de duit nak beli. komando indon? huh, setakat conteng2 muka bagi nampak ganas anak aku yg umur 2 tahun pun boleh.

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Anonim mengatakan...

mane indon nk datang malaysia?bak tang..ckp lebat

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009.

Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.

sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!



Poskan Komentar

kasih pendapat anda,

Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim
saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu “rasa sayange” yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka. dengan kata lain pemuda malaysia tidak tau apa - apa tentang indonesia mereka buta sejarah indonesia.

Pengunjung Online

Statistik Pengunjung

website hit counter

Tukar Link

dari Bung Admin

jangan hanya ada kejadian TKI kita ingin di penggal lehernya,dihukum pancung,disiksa,dan diperkosa kita baru menyadarinya, tapi pemerintah kita harus melek dan berbuat sebelum semua itu terjadi. negara indonesia harus serius dalam menangani masalah TKI indonesia. karena ini menyangkut masalah nyawa, tenaga dan harga diri indonesia dimata dunia khususnya dinegara malaysia dan arab saudi yang sudah menjadi langganan masalah dalam hal TKI.

efek dari sulitnya lapangan kerja di indonesia, dan minimnya peluang kerja bagi rakyat miskin membuat rasa tidak percaya rakyat indonesia terhadap pemerintahnya, hal inilah yang mendorong, memicu bagi segelintir warga indonesia untuk hijrah mencari rejeki dinegara lain.

apakah hal ini salah? atau siapa yang harus disalahkan, pemerintah atau rakyatnya?

Alasan Benci Malaysia

Kenapa Orang Indonesia benci malaysia?
mau tau alasanya?

masukan kata sesuka anda.

Dari Bung Admin

akibat kebodohan generasi muda malaysia, sehingga
pemuda - pemuda malaysia tidak mampu menyebut
kata indonesia.

Perlu saya luruskan bahwa, menyebut kata indonesia
bukan indon, tapi INDONESIA.
untuk itu pemuda - pemuda malaysia
harus banyak belajar lagi. dan jangan mau di bilang
pemuda bodoh dan tak berpendidikan.

Pengikut