SELAMAT DATANG DI BLOG MALAYCELAKA, CELAKALAH ORANG - ORANG MALAYSIA YANG TELAH MENYIKSA TKI INDONESIA, DAN SEGALA AKSI TINDAKAN BODOH NYA TERHADAP BANGSA INDONESIA.PENULIS TIDAK SEDANG BERPERANG, TAPI PENULIS SEDANG MENYENTIL LEWAT TULISAN.

MALINGSIA ibarat VIRUS, dia telah menggerogoti wilayah kita indonesia. blog dan web yang menghina kesatuan indonesia kini bertebaran di dunia maya. itu bukan penghormatan, melainkan penghinaan besar terhadap negara kita indonesia. apa kesan anda setelah membaca dan melihat semua itu? pasti sakit, kecewa, dan terasa terinjak - injak harga diri kita. apa lagi saudara kita yang pernah tersiksa di sana, sudah pasti menimbulkan luka yang sangat dalam. apakah kita cuma tinggal diam melihat semua itu? sudah barang tentu tidak!!!untuk itu sudah saatnya kita bangkit, sudah saatnya kita sadar, sudah saatnya kita peduli terhadap bangsa kita sendiri yaitu indonesia. kalo bukan kita, siapa lagi? mari kita perangi bersama untuk malingsia yang suka menghina dan menyakiti saudara kita. !

Istana Minta Hentikan Sweeping Warga Malaysia


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


13 komentar:

Anonim mengatakan...

kamu mahu sweeping rakyat malaysia disana?? bagaimana pula dengan rakyat kamu di malaysia?? mahu kami sweeping juga???


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

terserah anda! Negara anda sedang mencari jati diri, jadi main caplok sana caplok sini.. hak indonesia di rampas paksa untuk memperluas negara anda yang kecil dan sempit! miskin budaya, kurang kreatifitas, dan tukang klaim.
camkan itu!


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

tetapi adakah anda lupa bahawa negara yang anda tuduh kecil, sempit, miskin budaya , kurang kreatifitas dan tukang klaim inilah yang banyak membantu dan menghulurkan sumbangan ketika negara kamu dilanda musibah... bukan mahu mengungkit, tetapi orang seperti kamu ini harus sentiasa diingatkan mengenai perkara ini.. saya adalah salah seorang daripada jutaan rakyat malaysia yang menyumbang kepada tabung bantuan tsunami aceh... saya juga adalah salah seorang jutaan rakyat malaysia yang berasa simpati apabila negara kamu dlianda musibah seperti gempa bumi.....

kami tidak mengharapkan apa-apa balasan dari kamu... cukupla dengan tidak menghina negara kami dan bertindak kejam terhadap rakyat kami disana.. bersalahkah mereka untuk diperlakukan sebegitu?????


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

Kalian indonesia harus sedar banyak keburukan yang kalian lakukan kepada malaysia. tak perlu sorok segala kebusukan bangsa kamu. Lagi teruk dari kami.


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

hehe musibah itu datangnya dari yang kuasa, dan negara anda tidak di minta untuk memberi bantuan kepada indonesia. jika negara anda tertimpa musibah indonesia juga memberi bantuan. jadi saya rasa itu cukup adil. jadi bagai mana dengan negara anda yang suka mengklaim? saya rasa negara indonesia tidak melakukan itu pada negara anda. tapi negara anda sangat sering, dan berulang - ulang. itu perbedaannya antara negara anda dan indonesia. okey paham kan malaysia? kalu tidak paham berati anda bodoh!


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

haha.... bodoh kamu indon... ok, lepas ini, jangan harap lagi bantuan dari malaysia!! ya, kamu sedar musibah itu datang dari tuhan... tapi kenapa kamu tidak sedar lagi kenapa musibah itu selalu diturunkan kepada negara kamu??? bukankah itu adalah bala dari tuhan???

haha, kamu ingin memberi bantuan kepada malaysia?? bolehkah kami mempercayainya sedangkan kamu begitu benci kepada kami sehingga kamu ingin sweeping rakyat kami disana yang tidak bersalah???

mengenai tarian pendet, bukan kah sudah terbukti bahawa bukan malaysia yang membuat video tersebut.. tapi kamu masih lagi menuduh malaysia yang klaim... tidak kah kamu malu????

kamu masih lagi tidak menjawab soalan saya... mungkin kerana kamu begitu bodoh dan takut untuk mengakui kebenaran di depan mata kamu sendiri...


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

dasar mat indon..ape la mat indon ni..da la indon..indon..indon..indonasial..


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

Udhlah g ush rbut2...Ak aj cpe liat indo-malay menjelek2an satu sm lain.Damai itu indah bung


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

Perlu diingatkan bahawa budaya dan adat bukanlah perkara yang boleh dicipta atau diinvent dalam masa yang singkat. Ianya turun-temurun!Nenek moyang kami ramai asalnya dari Indonesia. Dari mereka adat dan ini diturunkan sampailah kepada kami untuk diamalkan. Adakah disebabkan kini kami yang bergelar warganegara Malaysia, kami harus menghapuskan budaya kami yang diturunkan oleh nenek moyang kami yang mungkin juga nenek moyang kamu juga? Seperti juga kebanyakan bangsa cina yang berhijrah dan menetap di negara-negara lain. Perlukah mereka abaikan identiti budaya mereka bila saja mereka bergelar warganegara Amerika Syarikat? (contohnya) Kita BANGSA NUSANTARA. Kita serumpun. Apa salahnya kita tonjolkan budaya kita. Yang lebih penting sebenarnya, bersatulah atas nama ISLAM, sesungguhnya umat ISLAM itu semuanya bersaudara, tidak mengenal budaya atau batas geografi


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

INILAH.COM, Jakarta - Aksi sweeping terhadap warga Malaysia di Jakarta disesalkan Presiden SBY. Diharapkan tidak ada aksi yang berlawanan dengan hukum. Apalagi Indonesia telah melakukan hubungan diplomatik terkait protes rakyat Indonesia terhadap Malaysia.

"Saya berharap jangan ada tindakan yang eksesif dari sebagian kita, apalagi tindakan melawan hukum seperti sweeping warga negara Malaysia. Sweeping itu bukan langkah yang terbaik, justru masalah baru," kata SBY di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/9).

Pemerintah, lanjut SBY, telah menjalankan tugasnya yaitu melakukan protes, aksi diplomasi, dan diplomatik. Eminent Person Group (EPG) yang telah dibentuk dengan Pemerintah Malaysia juga telah bekerja membahas berbagai persoalan baru antara kedua negara.

"Jadi mengapa harus ada tindakan-tindakan yang berlebihan? Saya menerima SMS dari saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia. Antara lain bunyinya, Pak Presiden, tolong masalah yang terjadi antara RI-Malaysia dapat diselesaikan secara bijak dan arif. Begitu bunyi SMS-nya," urai SBY.

Para pengirim SMS tersebut, lanjut SBY, mewakili kurang lebih 1,8 juta rakyat Indonesia yang berkerja, tinggal, bersekolah, dan yang menjalankan tugas diplomasi di Malaysia. Sehingga persoalan hubungan dengan negara tetangga harus dikelola dengan bijak.


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

indon ni mana fhm bahasa melayu. otaknya tepu. kalau kamu sygkan budaya kamu kenapa kamu tak hargainya buat mcm malaysia simpan dlm seluar dlm kamu jadi pekung. bila org lain buat kamu marah. bodoh sebodoh2 umat indon nih..apa menariknya budaya indon tu? budaya dr budha/hindu yg kamu pertahankan? adakah itu akan disoal nanti bila kamu mati? apa kan ditanya malaikat 'apa budaya kamu semasa hidup?'cuba tgk negara kamu yg korup.. disbbkan pemikiran kamu yg tolol itu negara kamu tercicir kebelakang. sifat dendam kamu itu membaca kehancuran. Allah turunkan bencana atas sbb dr kelalaian manusia itu sendiri kamu harus fikir manusia itu kamu sendiri bknnya org lain. akui aja kamu mmg kelemahan kamu bkn mencari kesalahan org lain. selamat beribadah ya pak!


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

http://forum.lowyat.net/topic/1159659


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Anonim mengatakan...

bahasa melayu dimalaysia udah ga murni lagi, karena banyak berpengaruh bahasa yg lain terutama british.....

bahasa aneh banget.....

mampus nurdin m top mati..., jangan lupa teroris INI asal MALAYSIA....


VIVAnews – Istana mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan sweeping terhadap warga Malaysia untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Malaysia.

“Kalau ada ketidakpuasan harus dilakukan secara hukum,” kata Andi Mallarangeng, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di depan Istana Negara, Selasa 8 September 2009.

Pernyataan Istana ini untuk menanggapi aksi sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Benteng Demokrasi Rakyat yang berunjuk unjuk rasa dengan melakukan sweeping warga Malaysia di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tadi sinag.

Mereka menghentikan pengendara kendaraan bermotor dan memeriksa kartu tanda penduduknya. Aksi mereka lakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia yang dinilai tidak bersahabat.

Andi Mallarangeng mengharapkan aksi-aksi semacam itu tidak dilakukan lagi. Dia mengajak masyarakat Indonesia membayangkan jika hal serupa dilakukan terhadap warga Indonesia di negara lain.

“Bayangkan, warga kita di-sweeping di negara lain, tentunya juga akan berakibat ada saudara-saudarah kita di negara lain,” kata dia.

sumber : vivanews.com

catatan : Sebanarnya jangan pemerintah yang meminta hentikan sweeping rakyat. tapi tindakan pemerintah yang harus di koreksi, sampai sejauh mana selama ini dalam bertindak terutama mengenai segala bentuk pelecehan yang di lakukan oleh negara malaysia. rakyat menginginkan pemerintah dapat bertindak tegas!, tidak sepele, dan main2 dalam menyelesaikan segala bentuk kasus yang menimpa indonesia atas perlakuan malaysia. saya rasa ini bentuk dari kekecewaan rakyat atas sikap pemerintah yang selama ini mungkin bagi rakyat indonesia tidak memuaskan. makanya timbul aksi - aksi keras dari berbagai kalangan rakyat indonesia.

hati hati juga untuk pemerintah indonesia, jangan sekali - kali mengabaikan rakyat indonesia. mengabaikan dalam arti, jika ada persoalan yang dapat membuat rakyat indonesia terluka maka pemerintah harus mengambil sikap yang tepat, demi kepentingan rakyat. sebab percuma jika pemerintah bertindak sendiri sementara rakyat kurang stuju dan tidak sepaham dengan apa yang di inginkanya maka hancur lah kepercayaan rakyat indonesia terhadap pemerintahnya indonesia.

jadi mungkin ini merupakan langkah tepat bagi rakyat indonesia yaitu melakukan sweeping warga malaysia agar pemerintah indonesia bisa melihat ada apa dan apa yang di inginkan rakyatnya itu. jadi tidak usah membayangkan yang tidak - tidak, tapi pemerintah harus tau, rupanya rakyat sudah kecewa atas tindakan negara malaysia selama ini.

singkat kata, pemerintah harus jeli! dan rakyat harus bertindak sesuai dengan hati nuraninya. jangan ada kata menyerah demi kesatuan republik indonesia.


Poskan Komentar

kasih pendapat anda,

Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim
saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu “rasa sayange” yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka. dengan kata lain pemuda malaysia tidak tau apa - apa tentang indonesia mereka buta sejarah indonesia.

Pengunjung Online

Statistik Pengunjung

website hit counter

Tukar Link

dari Bung Admin

jangan hanya ada kejadian TKI kita ingin di penggal lehernya,dihukum pancung,disiksa,dan diperkosa kita baru menyadarinya, tapi pemerintah kita harus melek dan berbuat sebelum semua itu terjadi. negara indonesia harus serius dalam menangani masalah TKI indonesia. karena ini menyangkut masalah nyawa, tenaga dan harga diri indonesia dimata dunia khususnya dinegara malaysia dan arab saudi yang sudah menjadi langganan masalah dalam hal TKI.

efek dari sulitnya lapangan kerja di indonesia, dan minimnya peluang kerja bagi rakyat miskin membuat rasa tidak percaya rakyat indonesia terhadap pemerintahnya, hal inilah yang mendorong, memicu bagi segelintir warga indonesia untuk hijrah mencari rejeki dinegara lain.

apakah hal ini salah? atau siapa yang harus disalahkan, pemerintah atau rakyatnya?

Alasan Benci Malaysia

Kenapa Orang Indonesia benci malaysia?
mau tau alasanya?

masukan kata sesuka anda.

Dari Bung Admin

akibat kebodohan generasi muda malaysia, sehingga
pemuda - pemuda malaysia tidak mampu menyebut
kata indonesia.

Perlu saya luruskan bahwa, menyebut kata indonesia
bukan indon, tapi INDONESIA.
untuk itu pemuda - pemuda malaysia
harus banyak belajar lagi. dan jangan mau di bilang
pemuda bodoh dan tak berpendidikan.

Pengikut