SELAMAT DATANG DI BLOG MALAYCELAKA, CELAKALAH ORANG - ORANG MALAYSIA YANG TELAH MENYIKSA TKI INDONESIA, DAN SEGALA AKSI TINDAKAN BODOH NYA TERHADAP BANGSA INDONESIA.PENULIS TIDAK SEDANG BERPERANG, TAPI PENULIS SEDANG MENYENTIL LEWAT TULISAN.

MALINGSIA ibarat VIRUS, dia telah menggerogoti wilayah kita indonesia. blog dan web yang menghina kesatuan indonesia kini bertebaran di dunia maya. itu bukan penghormatan, melainkan penghinaan besar terhadap negara kita indonesia. apa kesan anda setelah membaca dan melihat semua itu? pasti sakit, kecewa, dan terasa terinjak - injak harga diri kita. apa lagi saudara kita yang pernah tersiksa di sana, sudah pasti menimbulkan luka yang sangat dalam. apakah kita cuma tinggal diam melihat semua itu? sudah barang tentu tidak!!!untuk itu sudah saatnya kita bangkit, sudah saatnya kita sadar, sudah saatnya kita peduli terhadap bangsa kita sendiri yaitu indonesia. kalo bukan kita, siapa lagi? mari kita perangi bersama untuk malingsia yang suka menghina dan menyakiti saudara kita. !

Hina bendera: Pemuda Umno, NGO serah bantahan

Pemuda Umno serta empat NGO, termasuk Pertubuhan Pribumi Perkasa Malaysia (Perkasa) menyerahkan nota bantahan kepada Kedutaan Besar Indonesia, berhubung insiden membakar dan mengotorkan Jalur Gemilang oleh sekumpulan rakyat republik itu.

Nota tersebut diserahkan kepada wakil kedutaan tersebut, Widyarka Ryananta selepas mengadakan pertemuan selama setengah jam.

Wakil Pemuda Umno, PERKASA, Belia 4B dan Gerakan Kebangkitan Rakyat (GERTAK) dibenarkan memasuki kedutaan tersebut pada kira-kira jam 3 petang.

Mereka terdiri daripada exco Pemuda Umno, Rizalman Datuk Mokhtar, Tengku Azman Zainul Abidin; ketua wira PERKASA, Arman Adzhar Abu Hanifah; Presiden Belia 4B, Mu'ammar Gadaffi dan presiden GERTAK, Razali Idris.

Kira-kira 20 anggota polis ditugas di situ ketika kira-kira 25 penyokong Pemuda Umno dan NGO berkenaan, hadir untuk menyerahkan nota bantahan tersebut.

Dalam satu akhbarnya, Rizalman berkata, mereka menyifatkan tindakan membakar dan mengotor Jalur Gemilang sebagai satu provokasi melampau.

Dalam pertemuan tersebut, katanya, mereka menyatakan kekesalan mereka kepada pihak kedutaan mengenai insiden tersebut.

Menurutnya apa yang berlaku itu "seolah-olah tiada jalan penyelesaian dan seolah-olah ia menjadi perkara tahunan setiap kali Indonesia menyambut kemerdekaan".

Sehubungan itu, katanya, mereka menggesa pihak berkuasa Indonesia supaya menghentikan segera apa yang berlaku sekarang.

Dalam pertemuan itu juga, katanya, wakil kedutaan tersebut, menjelaskan pandagnan dan senario yang berlaku di Jakarta.

Katanya, mereka juga berharap pertemuan menteri luar kedua negara di Kota Kinabalu Isnin ini akan dapat menyelesaikan masalah antara Malaysia dan Indonesia.

Sementara itu, nota bantahan tersebut antara lain menegaskan bahawa mereka tidak berniat untuk mencampuri urusan pemerintah Indonesia, tetapi atas rasa tanggungjawab serta cinta kepada negara Malaysia.

Nota menegaskan bahawa tindakan berterusan kumpulan Benteng Demokrasi Rakyat (BENDERA) yang membakar Jalur Gemilang dan cubaan menceroboh Kedutaan malaysia, termasuk menghalau rakyat Malaysia, merupakan tindakan biadap yang langsung tidak menghormati kedaulatan Malaysia.

Oleh itu, mereka meminta kepimpinan politik di Indonesia agar memahami dan menghormati undang-undang Malaysia dan berhenti mengeluarkan kenyataaan yang bersifat provokasi yang boleh memburukkan lagi keadaan.

"Menjadi harapan kami agar pemerintah Indonesia mengambil tindakan yang sewajarnya terhadap kumpulan BENDERA supaya menghentikan segala bentuk provokasi melampau terhadap rakyat Malaysia umumnya dan negara Malaysia khasnya.

"Dalam kontek ini, pemerintah Indonesia perlu memainkan peranan yang lebih dalam menghalang dan menghentikan tindakan melampau Kumpulan BENDERA secara total.

"Kita khuatir jika kerajaan Indonesia tidak mengambil langkah segera, perkara ini boleh menjejaskan hubungan baik kedua negara, malah bakal memberi pelbagai kesan buruk yang merugikan kedua-dua pihak.

"Kami percaya sebarang isu atau perasaan ketidakpuashatian yang wujud antara dua negara, hendaklah diselesaikan melalui hubungan diplomatik yang ada tanpa mengguris hati rakyat kedua negara," nota bantahan itu dipetik.

sumber : malaysiakini

catatan: pemerintah sudah mengirim surat kepada malaysia, intinya indonesia ingin segera membahas secepatnya mengenai perbatasan antara indonesia dan malaysia. kalau memang malaysia tidak menyambut baik dan tidak merespon dengan baik, itu bertanda negara malaysia takut dan pengecut. atau memang sengaja mengulur waktu dan berpura - pura agar nantinya sebagian wilayah indonesia bisa dicuri lagi menjadi milik malaysia. malaysia negara aneh sudah salah malah nuntut yang macam-macam. memalukan!

0 komentar:

Poskan Komentar

kasih pendapat anda,

Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim
saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu “rasa sayange” yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka. dengan kata lain pemuda malaysia tidak tau apa - apa tentang indonesia mereka buta sejarah indonesia.

Pengunjung Online

Statistik Pengunjung

website hit counter

Tukar Link

dari Bung Admin

jangan hanya ada kejadian TKI kita ingin di penggal lehernya,dihukum pancung,disiksa,dan diperkosa kita baru menyadarinya, tapi pemerintah kita harus melek dan berbuat sebelum semua itu terjadi. negara indonesia harus serius dalam menangani masalah TKI indonesia. karena ini menyangkut masalah nyawa, tenaga dan harga diri indonesia dimata dunia khususnya dinegara malaysia dan arab saudi yang sudah menjadi langganan masalah dalam hal TKI.

efek dari sulitnya lapangan kerja di indonesia, dan minimnya peluang kerja bagi rakyat miskin membuat rasa tidak percaya rakyat indonesia terhadap pemerintahnya, hal inilah yang mendorong, memicu bagi segelintir warga indonesia untuk hijrah mencari rejeki dinegara lain.

apakah hal ini salah? atau siapa yang harus disalahkan, pemerintah atau rakyatnya?

Alasan Benci Malaysia

Kenapa Orang Indonesia benci malaysia?
mau tau alasanya?

masukan kata sesuka anda.

Dari Bung Admin

akibat kebodohan generasi muda malaysia, sehingga
pemuda - pemuda malaysia tidak mampu menyebut
kata indonesia.

Perlu saya luruskan bahwa, menyebut kata indonesia
bukan indon, tapi INDONESIA.
untuk itu pemuda - pemuda malaysia
harus banyak belajar lagi. dan jangan mau di bilang
pemuda bodoh dan tak berpendidikan.

Pengikut